1. Pasang aktuator pada katup.
- Putar katup ke posisi tertutup sepenuhnya.
- Pasang braket pada katup.
- Hubungkan kopling pada poros katup.
- Gerakkan aktuator ke posisi tertutup sepenuhnya dengan pegangan manual.
- Masukkan poros keluaran aktuator ke dalam lubang persegi pada kopling.
- Kencangkan sambungan antara bagian-bagian ini.
- Gerakkan aktuator dengan pegangan manual hingga mencapai rentang gerak yang diinginkan, dan periksa apakah putarannya lancar.
Perhatian: pastikan poros penghubung sejajar saat pemasangan dan jangan menggunakan tenaga berlebihan.
2. Periksa pembatas mekanis
- Pembatas mekanis telah diatur pada posisi yang tepat setelah proses manufaktur.
- Biasanya kita hanya perlu memeriksa ulang apakah jarak antara posisi buka/tutup penuh dan posisi batas mekanis lebih dari 2,5° setelah pemasangan.
- Lakukan sedikit penyesuaian jika perlu.
3. Pengkabelan
- Gunakan kabel pelindung untuk sinyal 4-20mA
- Pisahkan jalur sinyal 4-20mA dari jalur daya.
- Arahkan kabel ke bawah untuk menghindari masuknya air.
4. Atur posisi akhir Buka/Tutup
- Putar SA ke 2.
- Konfigurasi Posisi Tertutup Sepenuhnya
- Tekan tombol Buka/Tutup untuk menggerakkan katup ke posisi tertutup sepenuhnya.
- Tekan dan tahan tombol Set, lalu tombol Shut hingga L2 menyala, yang berarti konfigurasi posisi tertutup sepenuhnya telah selesai.
- Sekarang Anda bisa melepaskan kedua tombol ini.
- Konfigurasi Posisi Terbuka Penuh
- Tekan tombol Buka/Tutup untuk menggerakkan katup ke posisi terbuka penuh.
- Tekan dan tahan tombol Set, lalu tombol Open hingga L2 menyala, yang berarti konfigurasi posisi terbuka penuh telah selesai.
- Sekarang Anda bisa melepaskan kedua tombol ini.
Catatan: Jika posisi buka dan tutup penuh dikonfigurasi pada posisi yang sama, konfigurasi akan berhasil dilakukan. Namun, aktuator tidak akan berputar dalam mode modulasi.
5. Mulai Menggunakan
- Putar SA ke 1 untuk memulai modulasi












